Pesta Kembang Api Paling Spektakuler di Dunia

Dubai Bermandi Cahaya dan Gemerlap

| dilihat 1522

JAKARTA, AKARPADINEWS.Com- Mimpi itu menjadi kenyataan di malam pergantian tahun. Dubai salah satu negara bagian dan sekaligus kota ternama di Uni Emirats Arab (UEA) sungguh bermandi cahaya tepat pada pergantian tahun 2014. Dan Guinnes World of Record mencatat, pesta kembang api tahun baru 2014 di negeri para trader, ini yang paling menyala di planet bumi.

Meski hanya berlangsung sekitar 6 serempak di 400 lokasi dan disepanjang 100 km garis pantai dubai pada detik-detik pergantian tahun, itu menyala 400.000 kembang api. Dubai benderang dalam gemerlap seketika, saat 100 komputer pengendali menyinkronkan ribuan kembang api itu. Sekaligus sound track musik yang segera membahana. Di 400 lokasi itu pula para koreografer mengekspresikan kreativitasnya menyajikan tarian yang begitu gempita.

Lebih dari 200 teknisi ahli dikerahkan untuk membuat peristiwa yang paling gempita dan mengalahkan seluruh gemerlap pesta kembang api detik-detik pergantian tahun di seantero dunia.

Malam itu, Dubai mencatatkan diri sebagai kota paling meriah menyambut pergantian tahun, jauh meninggalkan New York City, Auckland, Sidney, Kuala Lumpur, Paris, Berlin, Beiking, dan lainnya. Untuk membuat prestise semacam itu, para teknisi ahli itu tercatat telah menghabiskan waktu selama 5000 jam kerja. Persisnya untuk memastikan ketepatan waktu memancarkan kembang api secara akurat dengan toleransi delay hanya 1 milidetik.

Acara pergantian tahun dimulai dengan menghitung coundown di piroteknik, sekitar bulan sabit pulau buatan Palm Jumeirah. Begitu hitungan sampai zero moment, “The world of island” hasil reklamasi, itu serempak benderang. Lantas sambung menyambung, sampai seluruh kembang api yang berada di Burj Khalifa atau Khalifa Tower menyala memancarkan cahaya ganti berganti.  Salah satu bangunan tertinggi di bumi itu pun memancarkan laksana pohon cahaya super raksasa.

Sultan Sulayman, mewakili pemerintah Dubai, pun menerima sertifikat dari Guinnes World of Record.

Malam itu, sentra-sentra kota Dubai, terutama Burj Khalifa yang menjadi sumbunya, diwarnai sukacita ribuan penduduk dan wisatawan dari berbagai belahan dunia. Pesta kembang api dengan teknologi mutakhir itu sungguh menjadi hiburan yang menampilan kreativitas artistik.

Bila countdown di Palm Jumeirah menjadi pusat untuk menghitung mundur perpisahan dengan tahun 2013, sepuluh rangkaian kembang api di Burj Khalifa yang menyala secara memukau, menandai run up detik-detik awal Tahun 2014.

Apa yang nampak di Burj Khalifa sebagai Pohon Cahaya super raksasa, itu sangat menakjubkan. Seolah-olah ingin mengabarkan kepada dunia, “Inilah ibukota dunia kini.” Suatu penanda, yang memberi inspirasi positif bagi UEA untuk menjadikan Dubai sebagai sesuatu yang baru.

Narasi dan desain yang disampaikan dari Burj Khalifa disertai koreografi dan musik simfoni orkestra dari Downtown Dubai ingin pula mengabarkan transformasi yang berlangsung di negara para emir itu.  Bagian dari jazirah Arabia yang menyimpan modernitas di baik Thub dan kafiyeh. Burj Khalifa yang setinggi 828 meter yang dihiasi kembang api dengan warna warni yang sewarna dengan bendera nasional UEA juga ingin menegaskan, UEA merupakan pusat dunia baru.

Negara ini memang mengekploitasi dan mengkapitalisasi posisinya sebagai negeri persinggahan karena terletak di antara benua-benua Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika. Tahun-tahun belakangan, sambil menghemat energi fosil dan menggerakkan niaga sebagai sumber pendapatan negara terbesar, serta sistem jaminan sosial yang memperkuat akses rakyatnya terhadap modal dan pasar, Dubai pantas mendapat julukan sebagai pusat dunia baru.

Tahun 2020 kelak, Dubai menjadi tuan rumah World Expo. Karenanya, pesta kembang api pergantian tahun semalam, seolah ingin menegaskan sesanti mereka sebagai ‘mutiara perak’ penanda kesuksesan Dubai sebagai trader nation. Dan Burj Khalifa yang malam itu laksana pohon dengan kelopak bunga gurun Hymenocallis, memberi inspirasi bagi berkembangnya kreatifitas dunia.

Tak keliru bila Chief Executive Officer (CEO) Emaar Properties Group, pengembang tajir Dubai mengatakan, bahwa pesta gemerlap yang baru berlangsung itu menandai eksistensi Dubai yang mampu menghadirkan pesta menyambut tahun baru di atas standar dunia. “Colourful, spektakuler, dan menakjubkan,” ungkapnya. Ia memuji kerja kreatif yang dieksekusi secara tepat sesuai dengan rencana yang juga memang spektakuler.

Ia menyatakan, peristiwa pergantian tahun 2013-2014 itu sungguh menggarisbawahi misi sang Seikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, yang juga Perdana Menteri UEA yang berkuasa. Wakil Wemir UEA, itu selama ini giat menawarkan beragam gagasan dan program spektakuler. Termasuk lingkungan pertumbuhan. Ia menjadi inspirasi bagi pengembangan dinamika bagi Dubai, UEA, dan masyarakat dunia. | din

 

Editor : Nur Baety Rofiq | Sumber : Emirats 24/7
 
Humaniora
03 Des 19, 10:54 WIB | Dilihat : 243
Melihat Anies dari Jendela Hati
13 Nov 19, 10:15 WIB | Dilihat : 1236
Masjid Apung di Tengah Aksi Transformasi Ancol
11 Nov 19, 14:53 WIB | Dilihat : 1071
Mimpi Karyawan di Sebalik Pembangunan Masjid Apung Ancol
04 Nov 19, 15:57 WIB | Dilihat : 1029
Amsal Ayam Jago dan Merpati dalam Pernikahan
Selanjutnya
Lingkungan
03 Okt 19, 22:48 WIB | Dilihat : 269
Dengan Glamping Membaca Tapak Kekuasaan Ilahi
13 Sep 19, 23:21 WIB | Dilihat : 1388
Yeo dan Siti Segeralah Bertemu, Halau Asap
Selanjutnya