Obituari

Mandela dan Batik

| dilihat 1477

Foto:IST

 

 

JOHANNESBURG, AKARPADINEWS.com - Mantan Presiden Afrika Selatan sekaligus peraih Nobel perdamaian, Nelson Mandela meninggal  karena sakit paru-paru di usia 95 tahun, Kamis (5/12/2013). Laki-laki yang banyak menginspirasi generasi muda di seluruh dunia ini lewat politik anti apartheid (anti pemisahan warna kulit), ternyata begitu bangga mengunakan pakaian batik. Bahkan gaya berbusananya itu terinspirasi dari batik Indonesia.

Kantor berita Prancis, AFP menuliskan, bahwa Mandela yang disapa oleh orang Afrika 'Madiba Magic", merujuk nama marga sukunya, Madiba, suka memakai batik ternyata terinspirasi dari mantan Presiden Indonesia Soeharto yang kerap mengenakan batik di setiap acara resmi di dalam negeri, ataupun kenegaraan ketika menyambut tamu-tamu negara. Padahal, Afrika begitu kental dengan budaya berpakaian dengan warna-warna mencolok. Walau begitu, selain batik, Mandela juga kerap memakai setelan jas dengan warna gelap dengan paduan dasi warna mencolok.

Mandela adalah presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan yang dilantik pada 20 Mei 1994 dalam usia 75 tahun dan pensiun pada tahun 1999. Sebelum jadi presiden, ia pernah merasakan jeruji dingin penjara selama 27 tahun ini.  Gaya berbusannya, ketika ia jadi presiden hingga akhir hayatnya, ia nampak begitu bangga dengan batik Afrika yang selalu dikenakannya. Dilansir AFP dan dikutip oleh Antara, apa yang dikenakan Mandela terinspirasi oleh batik yang dikenakan mantan Presiden Soeharto dari Indonesia. Batik yang senantiasa dikenakan Mandela dibuat tangan oleh seorang warga Burkina Faso yang tinggal di Pantai Gading.

Gaya berbusana Mandela yang beda dari para pemimpin Afrika lainnya itu, sempat dicemooh oleh beberapa politisi di Afrika. Seperti halnya, Thabo Mbeki, penggantinya sebagai presiden yang senang mengenakan setelan jas hitam elegan, pernah menyebut batik Mandela itu "aneh".

Seperti kita ketahui rakyak Afrika begitu memuja Mandela. Bagi rakyat Afrika, apa yang dilakukan Mandela, baik itu karyanya ataupun kata-katanya menginspirasi generasi muda dalam berbagai hal. Semasa hidupnya, ia banyak memberi pelajaran tentang kekuatan, martabat, kepemimpinan, dan keberanian.

Bahkan mantan Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton, pernah berucap bahwa Nelson Mandela mengajarkan banyak hal. Mungkin bagi kaum muda, ia mengajarkan bahwa semua memiliki kebebasan dan tanggung jawab untuk memutuskan bagaimana merespons ketidakadilan, kekejaman, dan kekerasan, dan bagaimana cara mereka memengaruhi jiwa, hati, dan pikiran.

Begitu kuat ajaran Mandela di mata kaum muda maka tak berlebihan jika Afrika Selatan dan dunia begitu mengaguminya. Bahkan semua orang, baik tua, muda, berkulit hitam ataupun putih, di seluruh pelosok Afrika Selatan begitu berduka dan kehilangan. Terlihat tabur bunga dan foto Mandela nampak diusung oleh banyak warga di Afrika. Selamat Jalan Mandela.

Editor : Nur Baety Rofiq
 
Sporta
22 Okt 19, 13:15 WIB | Dilihat : 1018
Pertamax Turbo Ajak Konsumen ke Sirkuit F2 Abu Dabi
03 Sep 18, 12:41 WIB | Dilihat : 1858
Olahraga dan Pelukan Pemersatu
16 Jul 18, 10:16 WIB | Dilihat : 1550
Keajaiban dan Luah Gairah Kemenangan Perancis
Selanjutnya
Lingkungan
04 Apr 20, 21:16 WIB | Dilihat : 283
Gubernur Anies Serukan Warga Pakai Masker
03 Apr 20, 15:51 WIB | Dilihat : 261
Melawan Virus dengan Lembu Akalang
22 Mar 20, 20:46 WIB | Dilihat : 198
Konferensi Virtual Bahas Covid 19
22 Mar 20, 19:06 WIB | Dilihat : 476
Aromaterapi dan Parfum Pernah Dipakai Melawan Wabah
Selanjutnya