Apa Kabar Masa Depan ?

| dilihat 1442

Kalaulah anak-anak masih diyakini sebagai masa depan suatu masyarakat, negara, dan bangsa, pada mereka harapan akan dititipkan. Sebagian terbesar mereka masih berada dalam dekap kemiskinan, karena kemiskinan terus dientaskan, dipelihara, karena demokrasi elektoral masih memerlukan perut rakyat miskin.

Pada sebagian mereka, ancaman persoalan tentang kualitas modal insan, pun masih dihadangkan. Salah satunya adalah stunting dan narkoba.

Boleh jadi tak cukup adil, mereka kelak harus menanggung dampak kejahilan dan kejahatan politik, termasuk korupsi, kolusi, dan nepotisma. Maka, sebisanya, perlindungan atas anak-anak kudu dilakoni di hari-hari mendatang, kala politik kebangsaan akan timpang dan kehidupan sosial kelangan (kehilangan) nilai etika..

Apa kabar masa depan? |   delanova

 
Humaniora
30 Apr 26, 15:18 WIB | Dilihat : 159
Layanan Fast Track Memudahkan Jamaah Haji 2026
25 Apr 26, 18:31 WIB | Dilihat : 197
Dahilang
20 Apr 26, 13:48 WIB | Dilihat : 497
Perihal Wartawan Senior Indonesia 60 Plus
17 Apr 26, 08:10 WIB | Dilihat : 331
Menguatkan Fungsi BAZNAS Melayani Umat
Selanjutnya
Energi & Tambang