AUSTRALIA TERBUKA

Stanislas Wawrinka Juara Australia Terbuka 2014

| dilihat 1441

 

 
 
MELBOURNE,AKARPADINEWS.Com-Stanislas Wawrinka akhirnya mewujudkan impiannya meraih juara Grand Slam untuk pertama kali. Gelar juara Grand Slam pertama itu ia dapati secara dramatis ketika menumbangkan petenis peringkat satu, Rafael Nadal, yang sempat mengalami cidera punggung dalam pertandingan  empat set.
 
Petenis asal Swiss itu menang atas Rafael Nadal asal Spanyol, yang juga juara Australia Terbuka 2009, dengan skor;6-3, 6-2, 3-6,6-3 pada turnamen Australia Terbuka 2014 di Rod Laver Arena, Minggu malam (26/1).
Pertandingan yang berjalan dramatis ini akan selalu diingat, dilansir dari laman ausopen, final ini sedikit membingungkan dan nampak aneh lantaran sebuah final Grand Slam hanya berlangsung tiga set. Apapun itu, yang jelas kemenangan telah diputuskan.
Setelah Wawrinka menang di set pertama. Memasuki set kedua, tepatnya di game ketiga, Nadal mengalami cidera punggung bawah sebelah kiri dan pertandingan sempat dihentikan. Rafa-begitu sapaan Nadal, menjalani pemulihan dan menjalani perawatan medis. Meski begitu, Rafa mampu melanjutkan pertandingan walau  nampak jelas diraut wajahnya dia menahan sakit.
Melihat kondisi Rafa yang nampak kesakitan tersebut, petenis unggulan delapan itu pun memanfaatkan momen dengan terus melancarkan pukulan-pukulan keras dan menyudahi pertandingan dengan skor 6-2, hanya dengan waktu 38 menit.
Di set ketiga, Rafa mampu bangkit. Atas semangat Rafa itu, Wawrinka yang menduduki peringkat delapan dunia itu, sempat kehilangan fokus. Akhirnya, petenis Spanyol itu mampu merebut set tersebut dengan skor 6-3.
Pada set keempat Wawrinka tampil lebih siap dan mampu mematahkan serangan-serangan dari petenis peringkat satu dunia itu. Wawrinka akhirnya meraih gelar Grand Slam pertama dalam kariernya dengan mengakhiri pertandingan lewat pukulan forehand, dalam waktu laga dua jam 21 menit.
Selain kemenangan ini mentasbihkan Wawrinka sebagai juara Australia Terbuka 2014, sukses ini sekaligus menyudahi kekuatan Nadal tak terkalahkan, dari 12 kali pertemuan mereka dalam kurun enam tahun. Sukses ini juga merangsek peringkat dunia Wawrinka di tunggal putra. Kini, peringkat petenis 28 tahun ini berada diperingkat delapan dan naik menjadi nomer tiga dunia. Rangking dunia ini akan dirilis pada Senin. Sementara rekan senegaranya Roger Federer mengalami penurunan peringkat menjadi delapan, setelah dia dikalahkan Nadal di babak semifinal.
Kini Wawrinka jadi petenis nomer satu di Swiss, setelah gelar itu ditempati Federer selama 13 tahun lamanya. Kemenangan ini sekaligus membuka jalan Wawrinka untuk merengkuh gelar juara di turnamen-turnamen besar lainnya. Bagi Nadal yang telah mengantongi gelar juara Grand Slam sebanyak 13 kali ini, kekalahan di final Australia Terbuka ini adalah yang kedua. Petenis berusia 27 tahun ini pernah kalah dari Novac Djokovic di tahun 2012 dalam pertandingan lima set.
Sementara itu, pada pertandingan final di hari yang sama, ganda campuran Kristina Mladenovic (Perancis)/Daniel Nestor (Kanada) menjadi juara Australia Terbuka 2014. Pasangan ini menang dari ganda campuran, Sania Mirza (India)/ Horia Tecau  (Romania) dengan skor 6-3, 6-2.
 
Editor : Nur Baety Rofiq
 
Ekonomi & Bisnis
31 Agt 21, 19:09 WIB | Dilihat : 302
Pandemi dan Pemulihan Ekonomi Lokal
14 Mar 21, 23:46 WIB | Dilihat : 391
Sindroma Ambivalensia
16 Des 20, 07:56 WIB | Dilihat : 556
Peta Bank Syariah di Indonesia Berubah
09 Okt 20, 21:01 WIB | Dilihat : 540
Mengharap Garuda di Langit
Selanjutnya
Humaniora
03 Sep 21, 12:31 WIB | Dilihat : 178
Membaca Tantangan Abad 21 dan Hegemoni Pendidikan Global
20 Agt 21, 09:28 WIB | Dilihat : 499
Politik Kematian Simbol Kediktatoran
17 Agt 21, 15:10 WIB | Dilihat : 133
Merdeka sebagai Badui dan Cara Menyelesaikan Masalah
13 Agt 21, 12:59 WIB | Dilihat : 177
Adzan Pilu di Tengah Coronastrope
Selanjutnya