MU Incar Duo Bek Benfica

| dilihat 286

AKARPADINEWS.COM | PERFORMA Manchester United (MU) sejak ditukangi Jose Mourinho belum begitu bersinar. Masih banyak lini yang harus diperbaiki The Special One. Salah satunya ialah lini pertahanan.

Pada jendela transfer Januari mendatang, Mou menargetkan dua pemain untuk memperkuat lini belakang. Mereka adalah Victor Lindelof dan Nelson Semedo. Ketertarikan Mou kepada dua pemain itu lantaran menjadi andalan Benfica di jantung pertahanan. Permainan Lindelof sebagai bek tengah kerap menyulitkan lawan-lawan benfica untuk menjebol gawang. Pemain dengan tinggi 187 sentimeter (cm) itu mampu menghadang bola yang berasal dari atas.

Selain itu, pemain berusia 22 tahun itu merupakan petarung unggul. Dia juga pekerja keras dalam menjaga pertahanan sehingga banyak pemain lawan kesulitan melewatinya. Lindelof tak segan berakrobat di jantung pertahanan timnya hanya untuk menghalau bola lawan.

Sebagai pemain belakang, Lindelof memiliki kemampuan passing cukup baik. Pemain asal Swedia itu memiliki persentase keberhasilan passing rata-rata mencapai 81,7 persen. Dapat dikatakan, bila di atas rumput, Lindelof merupakan dinding beton yang mampu membaca pergerakan temannya dengan baik dan memberikan operan tepat sasaran.

Tak hanya itu, pria kelahiran 17 Juli 1994 itu mampu melakukan tackle cantik sehingga terbebas dari hukuman. Saat bermain, Lindelof mampu bermain di tiga posisi. Posisi utamanya ialah sebagai bek tengah. Pada posisi ini, Lindelof mampu bermain sangat maksimal dan mampu memanfaatkan asetnya, yakni tinggi badan, dengan cukup baik.

Posisi kedua ialah sebagai bek kanan. Di posisi ini, Lindelof bermain lebih terbuka. Terkadang, dia akan maju untuk membantu serangan dari sisi kanan lapangan. Lalu, posisi terakhir yang menjadi pos bermain Lindelof ialah gelandang bertahan. Posisi ini kiranya menjadi posisi favorit kedua Lindelof.

Karena, modal kemampuan tarung udara dan menyalurkan umpan ke depan cukup membuatnya mampu bermain apik di posisi ini. Dia bisa mengontrol pertahanan, sekaligus memberikan waktu bagi koleganya dalam memposisikan diri untuk menyerang.

Posisi gelandang bertahan ini juga sering membuatnya mampu membagi peran dalam menyerang dan bertahan. Selain itu, ketika dia bermain sebagai gelandang bertahan, banyak lawan yang berhasil dihentikannya sebelum masuk zona pertahanan timnya.

Ketertarikan Mou akan Lindelof pun mendapat sambutan positif dari mantan pemain MU musim 1998-1999, Jesper Blomqvist. Menurutnya, bila Lindelof bergabung dengan MU, maka dia menjadi reinkarnasi Rio Ferdinand di sektor pertahanan. Menurut mantan pemain tim nasional Swedia itu, usia Lindelof yang masih muda memungkinkan MU memolesnya hingga menjadi pemain bertahan yang hebat di kemudian hari.

“Dia cepat dan begitu percaya diri. Dia juga menikmati permainannya dan terlihat tangguh. Bila dibandingkan, dia sebanding dengan Rio Ferdinand dan Ronny Johnsen. Saya tak bilang dia telah bermain pada level yang sama (dengan Ferdinand dan Johnsen), tapi dia memiliki kemampuan seperti mereka di masa depan,” ujar Blomqvist.

Bagi Blomqvist, meski masih muda, Lindelof terlihat matang dan dewasa sehingga laik direkrut MU. Meski dinilai berbakat, Lindelof masih harus meningkatkan kecekatannya di lapangan. Di lapangan, Lindelof kerap terlihat sulit untuk mengatur tempo kecepatannya dan terkadang agak kesusahan merespon bola-bola yang membutuhkan respon cekatan untuk menghentikannya.

Untuk Semedo, ketertarikan MU terhadapnya karena punya nyali besar. Berposisi sebagai pemain sayap belakang, Semedo kerap bermain menyerang ke depan. Kemampuan penyerangannya disokong kecepatan dan naluri menyerangnya.

Sebagai seorang bek, Nelsinho, sapaan karibnya, mampu mengacak pertahanan lawan. Kemampuan menggiring bola yang apik membuatnya sulit dihentikan lawan. Tak jarang, tackling keras menjadi cara untuk menghentikan pemain asal Portugal ini.

Semedo tak hanya mahir saat membantu penyerangan. Pemain berusia 23 tahun itu juga mahir dalam bertahan. Dia bisa membaca arah gerak lawannya dan menempelnya dengan ketat. Lalu, Semedo pun mampu beradu kecepatan ketika ingin merebut bola dari kaki lawannya.

Pemain kelahiran 16 September 1993 itu pun memiliki kemampuan tackling yang baik. Dia sering kali, melakukan tackle sempurna sehingga terhindar dari ancaman kartu kuning maupun merah.

Meski sebagai pemain sayap belakang, tak jarang Semedo membantu pertahanan tengah. Kemampuannya untuk bergerak dari pinggir ke tengah dan belakang ke depan disokong staminanya yang tinggi. Semedo paham betul posisinya saat di lapangan.

Dia juga memiliki naluri umpan cukup baik. Tak jarang, Semedo memberikan umpan berlian sehingga dapat dieksekusi menjadi gol. Selain itu, Semedo bisa menyalurkan operan-operan pendek kepada kolega di depannya agar dapat menciptakan tempo yang apik.

Meski memiliki banyak kelebihan, Semedo tidak memiliki kemampuan duel udara yang baik. Semedo jarang menang saat berduel di atas udara dengan lawannya. Selain itu, Semedo seringkali terlalu asyik menggiring bola sehingga melupakan untuk mengopernya kepada teman terdekat. Kebiasaan itu menyebabkan timnya kerap kehilangan bola di momen terbaiknya.

Namun, peluang Mou mendapatkan kedua pemain tersebut tidak terlalu besar. Pasalnya, Benfica enggan kehilangan dua bek sekaligus dalam satu masa jendela transfer. Apalagi, keduanya menjadi andalan lini pertahanan Benfica.

Namun, agaknya Benfica lebih legowo melepas Lindelof. Sebab, banderol pemain itu cukup tinggi, yakni mencapai 50 juta Poundsterling atau setara dengan Rp831 miliar. Dengan dana tersebut, Benfica dapat mengalokasikannya untuk keperluan belanja pemain bulan Januari.

Namun, Mou nampaknya ngotot untuk dapat mendatangkan Semedo. Itu didasari kebutuhan MU untuk meningkatkan pertahanan lini belakang. Apalagi, beberapa pemain belakang MU saat ini, seperti Chris Smalling dan Phil Jones, kerap didera cedera.

Sepertinya Mou perlu membujuk Benfica untuk menjual Semedo kepada MU. Belum pasti berapa dana yang akan digelontorkan MU untuk mendatangkan Semedo. Namun, untuk dana tambahan, The Special One akan suka rela melego Bastian Schweinsteiger.

Pemain asal Jerman itu memang tidak ada dalam skenario taktik Mourinho sejak awal Liga Premier Inggris musim 2016-2017 bergulir. Sudah barang tentu, Mou akan segera mencarikan klub baru untuk Schweinsteiger agar bisa mendatangkan uang tambahan untuk membeli pemain.

Selain kemungkinan membutuhkan dana besar, Mou harus siap bersaing dengan Bayern Munich untuk mendatangkan Semedo. Sebab, Munich telah menunjukkan gelagat ketertarikan kepada Semedo.

Selain Munich, ada dua klub yang juga tertarik menggunakan jasa Semedo, yakni Inter Milan dan Chelsea. Keadaan itu akan membuat MU rada sulit mendatangkan Semedo ke Old Trafford.

Bila Lindelof dan Semedo berhasil direkrut Mou, maka jantung pertahanan MU akan lebih kokoh. Harapannya, sisa setengah musim ini dapat dilakoni dengan maksimum dan mengamankan posisi MU minimal mampu kembali berlaga pada Liga Champions musim 2017-2018. | Muhammad Khairil

Editor : M. Yamin Panca Setia | Sumber : Who Scored/Espn FC/Metro/Manchester Evening News/Mirror
 
Ekonomi & Bisnis
01 Nov 17, 17:04 WIB | Dilihat : 1084
Jalan Panjang Pengaturan Transportasi Online di Indonesia
06 Okt 17, 14:55 WIB | Dilihat : 1192
Sistem dan Keunggulan
16 Jan 17, 22:32 WIB | Dilihat : 801
Samsung Dililit Krisis Lagi
08 Jan 17, 12:51 WIB | Dilihat : 497
Pramugari Vera dan Kemuliaan Melayani
Selanjutnya
Energi & Tambang
05 Des 17, 20:09 WIB | Dilihat : 268
Kelola Sumberdaya Alam secara Efisien
19 Des 16, 10:43 WIB | Dilihat : 646
Perlu Kesadaran Kolektif untuk Efisiensi Energi
15 Des 16, 21:23 WIB | Dilihat : 865
Pertamina Serius Investasi di Hulu
Selanjutnya