Jalan Sehat Bandung Lautan Alumni HMI

| dilihat 2454

BANDUNG, AKARPADINEWS.COM | MINGGU, 24 April 2016, Bandung akan dipadati seribuan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Mereka akan meramaikan acara Jalan Sehat Bandung Lautan Alumni (BLA) HMI.

Pada kegiatan jalan sehat keliling kota Bandung dengan rute untuk kalangan sepuh (60 – 80 tahun), dan kalangan muda (20 tahun ke atas) itu, peserta akan datang dari berbagai kota di Indonesia, yang tergabung dalam grup WA (whatsapp) KFJS (kahmi Forever Jalan Sehat. Termasuk peserta dari Kuala Lumpur dan Tokyo.

Sampai Jum’at (22/4), tercatat sudah lebih dari 800 peserta terdaftar, dari KFJS Bandung, Bandung Barat, Bandung Timur, Cimahi, Jatinangor, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran, Kuningan, Majalengka, Cirebon, Cianjur, Sukabumi, Bogor, Depok, Subang, Purwakarta, Karawang, Bekasi, Jakarta, Serang, Lampung, Bengkulu, Palembang, Bangka Belitung, Jambi, Pekanbaru, Medan, Kendal, Semarang, Gresik, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, Sampit, Makassar, Papua Barat, Maluku Utara, Tangerang, Kuala Lumpur, dan Tokyo.

Ketua Panitia Jalan Sehat BLA HMI, Ade Salmon mengemukakan, KFJS rutin menyelenggarakan kegiatan ini secara reguler sekali sepekan di masing-masing kota tersebut. Kegiatan ini sekaligus mengampanyekan pola hidup sehat. Sebelum ini, dalam skala besar sudah digelar jalan sehat di Dago – Bandung, dan Kebun Raya Bogor.

Menurut Ade Salmon, kegiatan BLA HMI hari Minggu esok dipusatkan di Balaikota Bandung. Direncanakan, akan hadir dalam acara jalan sehat ini, Dr. Ir. Akbar Tandjung, Prof. Dr. Mahfud MD, Menteri Agraria & Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ferry Mursidan Baldan, Menteri PAN Reformasi Birokrasi Yuddy Chisnandi, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Gubernur Jawa Barat H. Deddy Mizwar, sejumlah Bupati dan Walikota dari beberapa wilayah di Indonesia, Anggota DPR RI dan anggota DPRD dari beberapa provinsi, kabupaten, dan kota. Juga Rektor dan mantan Rektor beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Termasuk kalangan akademisi, ekonom, budayawan, dan agamawan Indonesia.

Dalam hal rute yang terbagi dua, Ade menjelaskan, rute pertama untuk kalangan sepuh dan usia lanjut di sekitaran Balai Kota, dan rute yang bernuansa wisata kota, meliputi rute : Jalan-jalan Embong, Tamblong, Asia Afrika, Soekarno, Naripan, Braga, Gedung Indonesia Menggugat dan kembali di Jalan Wastukancana," ucapnya.

Bila kegiatan ini akan sedikit mengganggu masyarakat menggunakan jalan-jalan yang dipergunakan sebagai rute, Ade Salmon menyampaikan maaf. Ade mengatakan, kegiatan Jalan Sehat BLA HMI mengambil tema : membangun keluarga sehat berdasar ajaran islami.

Dikatakannya, "Kami melihat perkembangan masyarakat yang semakin hedonistik dan agak mengkhawatirkan, karenanya perlu aksi mengembangkan gaya hidup sehat."  Jalan sehat, juga merupakan olah raga murah yang bisa dilakukan.

Kota Bandung dipilih untuk menggelar kegiatan ini, menurutnya, karena Bandung merupakan trendsetter bagi semua kegiatan generasi muda. Selain itu, dalam penataan kotanya, Bandung terbilang baik dan menghormati hak-hak para pejalan kaki.

Untuk menjaga agar kegiatan ini berlangsung aman dan tertib, Ade Salmon dan panitia sudah ber koordinasi dengan Kepolisian, Kodim, dan beberapa SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah) Kota Bandung. Panitia juga telah menyiapkan posko pendaftaran untuk herregistrasi peserta, antara lain di Hotel Royal Panghegar. Panitia menutup pendaftaran hingga Sabtu, 23/4 malam.

Salah satu penggagas KFJS, Afni Achmad mengemukakan, kegiatan Jalan Sehat di Bandung ini merupakan aksi kultural alumni HMI, untuk mencapai: Jiwa raga sehat, silaturahmi erat, sehingga bisa memberi kontribusi bagi bangsa yang kuat.

Sehat jasmani dan ruhani merupakan bagian untuk berkontribusi bagi upaya mencapai lingkungan sehat, lingkungan cerdas, dan lingkungan mampu secara ekonomi. Silaturahmi yang erat berkontribusi bagi terwujudnya persatuan kebangsaan dan keumatan, sesuai dengan hakekat keberadaan alumni sebagai insan akademis, pencipta, pengabdi, bernafaskan Islam, dan bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah SWT (Insan Cinta) yang telah ditanamkan para pendiri HMI sejak lebih dari enam puluh sembilan tahun lalu.

HMI dipelopori pendiriannya oleh Lafran Pane dan kawan-kawan (Dahlan Ranuwiharjo, Achmad Tirtosudiro, dan lain-lain) yang mengedepankan posisi HMI sebagai wadah berhimpunnya mahasiswa berjiwa nasionalis relijius sejak tahun 1947. HMI pula yang merupakan sahabat seiring Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga Panglima Besar Jenderal Sudirman menyebut HMI, sebagai harapan masyarakat Indonesia.

Melalui Jalan Sehat BLA HMI, diharapkan terhimpun kembali alumni HMI yang terserak di berbagai lapangan kehidupan dan profesi dan tersebar di seluruh Indonesia, dan bahkan dunia sesuai dengan bidang tugas dan tanggungjawab yang disandang alumni. 

Bandung menjadi penting bagi HMI, karena dari HMI Cabang Bandung lah untuk pertama kalinya lambang HMI diciptakan oleh Prof. Dr. Ahmad Sadali – guru besar senirupa ITB di masanya. Di Bandung juga, tokoh-tokoh pemikir HMI di masanya, seperti Ir. Imaduddin Abdurrachim dan KH Endang Saefuddin Anshory melakukan pendalaman tentang tauhid di Masjid Salman – ITB.

Selain itu, meskipun bukan kader dan anggota HMI, Walikota Bandung sekarang, Ridwan Kamil, terlahir dari pasangan aktivis dan alumni HMI. Kedua orang tua Ridwan Kamil yang populer disapa Kang Emil, bertemu pertama kalinya di HMI, sampai kemudian berumah tangga, dan melahirkan (antara lain) Ridwan Kamil. “Tanpa HMI, saya tak pernah ada,”ujar Kang Emil, 5 Februari lalu.

Bertepatan dengan kegiatan Jalan Sehat BLA HMI, juga akan diluncurkan logo 50 tahun KAHMI (Korps Alumni HMI). Diperoleh informasi, selepas jalan sehat, Majelis Nasional KAHMI akan menggelar Rapat Kerja Nasional. Kini Majelis Nasional KAHMI dipimpin oleh Prof. Dr. Mahfud MD – mantan Ketua Mahkamah Konstitusi – sebagai Ketua Presidium dengan Sekretaris Jendral, Subandrio. | JM Fadhillah

Editor : sem haesy
 
Energi & Tambang
29 Mar 21, 20:15 WIB | Dilihat : 367
Pertamina Jamin Pasokan BBM Aman
28 Jan 20, 13:31 WIB | Dilihat : 1210
Komitmen Budaya pada Reklamasi Pertambangan
22 Okt 19, 12:46 WIB | Dilihat : 1464
Sinergi PHM dengan Elnusa Garap Jasa Cementing di Rawa
Selanjutnya
Humaniora
13 Okt 21, 09:25 WIB | Dilihat : 203
Pendekar Mabuk di Tengah Coronastrope
05 Okt 21, 16:00 WIB | Dilihat : 323
Penista Nabi Muhammad Mati Dilahap Truk
03 Sep 21, 12:31 WIB | Dilihat : 213
Membaca Tantangan Abad 21 dan Hegemoni Pendidikan Global
20 Agt 21, 09:28 WIB | Dilihat : 581
Politik Kematian Simbol Kediktatoran
Selanjutnya