Liga Champion Eropa 2016

Duo Madrid Pantas Juara

| dilihat 2907

AKARPADINEWS.COM | LIGA Champions Eropa akan menggelar babak final pada 29 Mei 2016. Laga yang akan dimainkan di Milan, Italia itu, mempertemukan dua klub asal satu kota di Spanyol, yakni Real Madrid dan Atletico Madrid. Ini adalah kali kedua klub asal Kota Madrid tersebut bertemu di final Liga Champions Eropa sejak 2014.

Untuk final kali ini, pasukan Diego Simeone memiliki ambisi kuat untuk menang. Pasalnya, pada final dua tahun yang lalu, Atletico Madrid harus takluk dari Real Madrid dengan skor 4-1. Kekalahan itu memupuskan mimpi Atletico Madrid meraih piala Champions Eropa pertamanya.

Di laga Champions Eropa 2016 ini, Atletico Madrid makin tajam dalam melancarkan serangan. Ketajaman Antoine Griezmann diharapkan dapat menembus pertahanan Real Madrid.

Di La Liga, pemain bernomor punggung 7 tersebut telah mengantongi 21 gol dari 37 laga. Sedangkan di Liga Champions, Griezmann telah mengantongi 7 gol.  Statistik itu menunjukan, pemain asal Perancis ini merupakan penyerang berbahaya milik Rojiblancos.

Selain Griezmann, Simeone masih memiliki penyerang lain yang dapat diandalkan, yakni Fernando Torres. Penyerang berusia 32 tahun ini makin produktif setelah merumput bersama Atletico Madrid. Pemain gaek Spanyol itu juga memiliki pengalaman dengan atmosfer Liga Champions Eropa.

Meski usianya tak lagi muda, Torres dapat memberikan pengaruh besar pada mentalitas permainan tim. Apalagi, pemain bernomor punggung 9 itu mampu mencetak gol untuk Atletico Madrid. Di La Liga musim ini, Torres telah membubuhkan total 10 gol dari 29 laga.  Bila Griezmann sedang tidak dalam kondisi terbaiknya pada laga final, Torres dapat menjadi alternatif pilihan Simeone.

Untuk motor serangan, dipastikan Simeone akan mempercayakannya pada Koke. Pemain berusia 24 tahun tersebut dikenal sebagai pemain yang memiliki visi untuk menciptakan gol bagi Atletico Madrid. Di La Liga musim ini, pemain bernomor punggung 6 ini telah membubuhkan 14 umpan dalam 34 laga yang dimainkannya. Selain dikenal dengan umpan-umpan apiknya, Koke juga mampu bergerak cepat.

Selain Koke, Simeone memiliki Gabi Fernandez sebagai motor serangannya. Kapten Atletico Madrid ini merupakan tandem utama Koke di lini tengah. Dia selalu mampu mengisi kekosongan posisi ketika Koke tengah melakukan penyerangan. Di dalam strategi permainan Simeone, Gabi merupakan pemain tengah yang kerap menjadi barisan pertahanan awal Atletico sebelum memasuki zona pertahanan.

Meski berposisi sebagai gelandang bertahan, pemain bernomor punggung 14 ini mampu memotori serangan balik sehingga Rojiblancos sering kali menyulitkan lawannya. Sebagai kapten, pemain berusia 32 tahun ini juga mampu menjadi motivator di lapangan.

Kelebihan Gabi ialah membayangi pemain lawan yang dianggap mengancam. Kemungkinan, Gabi akan membayangi pergerakan Karim Benzema. Karena, Benzema merupakan penyerang tengah Real Madrid yang sangat berbahaya bagi Atletico Madrid.

Dengan keberadaan Koke dan Gabi di lapangan tengah Atletico Madrid, Simeone bersama punggawanya akan memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Terlebih, keduanya dapat berkomunikasi dengan baik satu dengan lainnya sehingga lini tengah Atletico Madrid cukup aman.

i

Untuk sektor pertahanan, kemungkinan besar Simeone akan memaksimalkan peran Juanfran dan Filipe Luis. Kedua pemain sayap belakang ini dibutuhkan untuk meredam permainan cepat Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale. Karena, serangan berbahaya Madrid akan ada di tangan ketiga penyerang andalannya, yakni trio Bale, Benzema, dan Ronaldo yang dikenal dengan trio BBC.

Dengan Juanfran dan Luis membayangi Ronaldo dan Bale ditambah Gabi membayangi Benzema, bisa jadi penyerangan Madrid akan tersendat. Meski demikian, Gabi kiranya tidak akan terus menerus membayangi Benzema, karena dia juga menjalani tugas untuk memotong alur serangan dari Luca Modric.

Ketika Gabi harus melepas pantauannya dari Benzema, Simeone memiliki dua pilar pemain belakang tengah yang bisa diandalakan, seperti Diego Godin, Jose Gimenez, dan Stevan Savic. Simeone bisa mempercayakan pertahanan belakang dari gedoran Benzema kepada ketiga orang tersebut bila Gabi harus memotong alur bola dari Modric.

Di sisi lain, Real Madrid tengah dalam performa terbaiknya di musim ini setelah Zinadine Zidane mengampunya. Namun, Zidane tentu berharap, tim asuhannya memenangi Liga Champions Eropa ke-11. Zidane dipastikan akan mengandalan trio BBC.

Ketiga penyerang andalan Los Blancos itu mampu mencetak angka sekaligus memberikan umpan. Di La Liga musim ini, Ronaldo membubuhkan 33 gol dalam 35 laga dan 11 umpan, Benzema mencetak 24 gol dari 26 laga dan 6 umpan, dan Bale mengantongi 19 gol dalam 22 laga dan 10 umpan.

Untuk di Liga Champions Eropa musim ini, Ronaldo mencetak 16 gol serta 11 umpan dan Benzema 4 gol. Sedangkan Bale hanya mampu memberikan 11 umpan dan belum membubuhkan gol di musim kali ini.

Dengan torehan itu, sudah pasti ketiganya menjadi ancaman serius Atletico Madrid. Terlebih, ketiganya merupakan pemain yang memiliki kecepatan serta pergerakan yang agresif. Butuh tenaga ekstra untuk dapat menghentikan pergerakan cepat ketiganya.

Di lini tengah, Zidane memiliki banyak pilihan pemain. Pelatih asal Perancis itu dapat memilih Modric, Toni Kroos, James Rodriquez, dan Isco. Keempat pemain itu memiliki kemampuan sebagai playmaker sekaligus mampu menyerang kala diperlukan.

Kemungkinan besar, Zidane akan menurunkan Modric dan Kroos sebagai pilihan utamanya. Karena, kedua pemain itu telah bermain konsisten selama musim ini dan mampu mengatur tempo permainan dengan sangat baik.

Soal pertahanan pun sama, Zidane memiliki banyak pilihan. Sergio Ramos, Kapten Real Madrid dipastikan akan mengawal pertahanan. Ramos memiliki naluri dan totalitas bertahan yang luar biasa. Sesekali, dia juga membantu membantu penyerangan dengan efektif. Pemain bernomor punggung 4 ini juga mampu memotivasi teman-temannya.

Selain Ramos, Real Madrid juga mengandalkan Marcelo. Pemain asal Brazil ini memiliki pergerakan yang cepat dan efektif. Dia dapat bertahan sekaligus membantu penyerangan dari sektor kiri Madrid. Tak hanya itu, Marcelo mampu membaca pergerakan ritme lawan sehingga mampu memotong jalur bola. Dengan begitu, alur serangan lawan dapat berantakan.

Untuk mendampingi Ramos di lini pertahanan tengah, Zidane memiliki Pepe. Pemain yang berkarakter agresif itu mampu melakukan pengawalan ketat pada pemain lawan. Totalitasnya bertahan tidak diragukan.

Hanya saja, kelemahan pemain Tim Nasional Portugal itu adalah sulit menjaga emosinya. Selama berseragam Real Madrid, Pepe dikenal pemain yang cukup kasar. Kelemahan itu, tentu dapat dimanfaatkan pemain lawan untuk menjatuhkannya, atau bahkan menjebaknya agar terkena kartu kuning maupun merah.

Pertahanan lini kanan Madrid mungkin akan dipercayakan kepada Alvaro Arbeloa. Karena, pemain ini mampu bergerak dengan luwes di sektor sayap. Dia mampu maju ke depan membantu alur penyerangan dan dapat kembali dengan cepat ke belakang untuk bertahan. Selain itu, Arbeloa mampu mengisi kekosongan pertahanan lini tengah ketika Ramos maju untuk membantu penyerangan.

Laga final Liga Champions Eropa ini amat penting bagi Zidane. Pasalnya, pelatih keturunan Aljazair tersebut dapat membuktikan diri sebagai pelatih bertalenta bila mampu menjuarai kompetisi Liga Champions Eropa di musim ini.

Sebagai mantan pemain yang beralih profesi sebagai pelatih, Zidane harus mampu membuktikan jiak pengetahuan taktik dan strateginya sejalan dengan kualitas dirinya kala masih bermain. Zidane tentu akan memberikan yang terbaik bagi Real Madrid.

Kedua klub asal kota Madrid, Spanyol ini, layak memenangi Liga Champions Eropa. Meski demikian, di atas kertas, Real Madrid memiliki kemungkinan besar menjuarai laga final kali ini. Bila Atletico Madrid ingin merengkuh gelar pertama Liga Champions Eropanya, maka harus bermain disiplin dan mempertahankan kolektifitasnya. Dengan cara itu, Atletico Madrid dapat membuyarkan mimpi Real Madrid yang punya pemain dengan bayaran selangit.

Muhammad Khairil

Editor : M. Yamin Panca Setia | Sumber : Goal/Bleacher Report/IBTimes/ESPNC Asia/UEFA
 
Seni & Hiburan
31 Jul 21, 04:03 WIB | Dilihat : 152
Mata Maut
03 Mar 21, 06:38 WIB | Dilihat : 388
Industri Game Naik Saat Pandemi
Selanjutnya
Ekonomi & Bisnis
31 Agt 21, 19:09 WIB | Dilihat : 335
Pandemi dan Pemulihan Ekonomi Lokal
14 Mar 21, 23:46 WIB | Dilihat : 419
Sindroma Ambivalensia
16 Des 20, 07:56 WIB | Dilihat : 591
Peta Bank Syariah di Indonesia Berubah
Selanjutnya