60 Tahun Tak Mandi, Sekali Mandi Amou Haji Meninggal

| dilihat 261

Amou Haji tetiba menjadi penghias laman media di berbagai belahan dunia. Kematian lelaki berusia 94 tahun, itu di desa Dejgah, Provinsi Fars, Selatan Iran pada Ahad, 23 Oktober 2022  diberitakan Kantor berita IRNA dan Tehran Times, dan viral.

Amou Haji yang tinggal sendirian di sebuah lubang dan  gubug bata (yang dibangunkan penduduk, di pinggiran desa pinggiran Dejgah, itu terkenal sebagai lelaki paling jorok di dunia.

Lebih dari 60 tahun dia tak mandi, menjauhi air mandi, sabun, dan shampu. Kuat pula mengkonsumsi rokok dan daging landak. Sekali-sekala dia makan dan merokok pemberian orang yang kebetulan menjumpainya. Ia berpantang mandi.

Kadang orang menemukan dia mengenakan helm bekas tentara perang yang juga dilumuri debu gurun pasir, dan dipakainya untuk menahan dingin pada malam hari.

 Menurut berita IRNA, Amou Haji tak mau mandi selama itu, karena takut sakit. Amou Haji takut air. Wajah dan pakaian yang membalut tubuhnya dilumuri debu dan jelaga.

Nama Amou Haji disandangkan kepadanya sebagai nama kesayangan keluarga yang lama ditinggalkannya, sejak dia menjalani isolasi hidup atas kehendak dirinya sendiri.

Penduduk desa Dejgah mengemukakan, Amo Haji Amou Haji memisahkan diri dari keluarga dan masyarakatnya, karena mengalami guncangan dan kemunduran emosional yang parah.

ZME Science, seperti dikutip ATI mengemukakan, hal itu terjadi dan dialaminya, lantaran ia patah hati. Cintanya tertolah seorang gadis yang dicintai dan dikasihinya.

Sikapnya yang begitu karib dengan kotoran dan kejorokan memang aneh. Ia bersikukuh menolak bujukan untuk mandi dan dengan segala hal yang bersih. Karena sesuatu yang dipandang kotor oleh orang lain, justru akan membuatnya sehat.

Keanehan ini yang kemudian membuat banyak orang memaklumi keberadaan dirinya. Termasuk memaklumi caranya memperoleh konsumsi dengan cara melakukan roadkill binatang landak.

Penduduk desanya tak berani menghampiri dia dengan membawakan makanan rumahan, Amou Haji akan menolaknya, kecuali air bersih dan air yang dia tampung sendiri ketika hujan, untuk minum. Itulah yang menjaganya dari dehidrasi.  

Sikap dan kebiasaan Amou Haji menjadi paradoks dengan teori yang tentang konsumsi makanan dan air segar untuk mempertahankan hidup manusia.

Karena lokasi hidupnya, Amou Haji lebih sering 'berpuasa' dengan caranya sendiri termasuk merokok dengan rokok dari tembakau. Dia menikmatinya, bahkan dengan cara merokok yang aneh, menghisap sekaligus lima batang.

Keanehan lain dari Amou Haji adalah kebiasannya memendekkan rambut dengan menggunakan bara api rokok atau api dari ranting kayu yang dibakarnya. Sekali-sekala dia melihat penampilannya melalui kaca spion mobil yang dihampirinya.

Interaksinya dengan orang lain juga berlangsung, setiap kali dia merasa kesepian dari kehidupan isolatif-nya. Dalam situasi semacam itu, tak jarang dia mengungkapkan hasratnya untuk menemukan dan mendapatkan seorang istri. Hasratnya itu hanya menjadi fantasi saja, karena tak seorang pun perempuan mau menemani hidupnya.

Keunikan hidup Amou Haji memang menarik perhatian banyak orang, tak terkecuali petinggi lokal yang tempat dia tinggal. Petinggi setempat mengapresiasi Amou Haji yang mencintai kedamaian dan merutuk siapa saja yang berbuat onar. Terutama, mereka yang iseng mengganggu dan melemparinya dengan batu.

Ia mengalami penistaan dan tindakan kasar semacam itu terhadap dirinya.

Amou Haji yang tidak pernah mandi sejak dekade 1950-an, menurut PopCrush, sempat menjadi obyek penelitian Prof. Dr. Gholamreza Mowlavi, untuk test perilaku yang tidak higiens dan bisa mempertahankan hidupnya hingga 94 tahun.

Guru besar parasitologi dari Universitas Ilmu Kesehatan Masyarakat Teheran (Teheran University of Medical Science) tersebut melakukan test untuk mengetahui penyakit yang diderita, sehingga bisa segera diobati.

Setelah menguji segala sesuatu mulai dari hepatitis hingga AIDS, Mowlavi menyimpulkan bahwa Amou Haji dalam keadaan sehat. Faktanya, dia hanya menderita satu penyakit - trichinosis, infeksi parasit yang disebabkan oleh makan daging mentah atau setengah matang. Yang cukup mengejutkan adalah, Amou Haji tidak menunjukkan gejala yang mengancam jiwa.

Dr. Mowlavi mencatat, bahwa Amou Haji kemungkinan besar memiliki sistem kekebalan yang kuat setelah hampir tujuh dekade tanpa mandi.

Amou Haji tidak hanya hidup dengan hanya sekali mencuci antara tahun 1950-an sampai 2022, ketika penduduk setempat akhirnya berhasil membujuk dia untuk mandi, seperti diberitakan kantor berita IRNA, sehingga kemudian dia mandi, dan setelah itu ia berangsur sakit, dan kemudian wafat.

Berbeda dengan Amour Haji, tahun 2009 tersiar kabar tentang Kalish Singh di sebuah desa di luar Varanashi - Uttar Pradesh, menggantikan posisi Amou Haji sebagai manusia terkotor di dunia, yang tak pernah mandi selama 30 tahun.

Singh menolak mandi sebagai wujud keyakinannya untuk mengakhiri 'semua masalah yang dihadapi bangsa.' Singh menyatakan dirinya lebih suka mandi api daripada mandi air biasa. Karena menurut keyakinannya, mandi api akan membunuh semua kuman dan infeksi pada tubuhnya, katimbang air.

Boleh jadi, Amou Haji berumur panjang, betapa sangat sedikit manusia yang sangat jorok namun sehat, dan betapa banyak mereka yang hidup 'sehat' dan 'bersih' namun berperilaku dan berjiwa jorok.. |  Jee Isfahani

Editor : delanova | Sumber : IRNA, TEHRAN TIMES, ATI, dan berbagai sumber
 
Seni & Hiburan
31 Jul 21, 04:03 WIB | Dilihat : 452
Mata Maut
Selanjutnya
Sainstek
27 Okt 21, 17:41 WIB | Dilihat : 517
Waspadai Kabar Palsu Artis Meninggal di Media Sosial
20 Nov 19, 13:05 WIB | Dilihat : 2340
Rumah Ilmuwan Bukan di Menara Gading
Selanjutnya