Penelitian

Studi: Konsumsi Daging Merah Picu Kanker Payudara

| dilihat 1681
Foto:Istimewa.
 
 
 
AKARPADINEWS.Com – Studi terbaru dari Universitas Harvard menemukan  mengonsumsi daging merah ketika dewasa bisa memicu terkena kanker payudara sekitar 22 persen. Namun penemuan ini masih jadi perdebatan dikalangan peneliti.
 
Daging merah yang dimaksud adalah daging sapi, daging babi, daging kambing serta hamburger yang belum diproses, serta daging merah yang sudah diproses seperti sosis, bacon dan hot dog. Dalam penelitian ini, para peneliti dari Harvard tersebut menganalisa  lebih dari 88.000 perempuan berusia 26 sampai 45 yang belum mengalami menopause . Para peneliti menyelidiki kebiasaan dan kesukaan mereka dalam mengonsumsi daging.
 
Pada penelitian ditemukan ada kenaikan dalam risiko kanker payudara seiring kenaikan konsumsi daging merah, yaitu sebanyak 22 persen. Setiap konsumsi tambahan per hari meningkatkan risiko sebanyak 13 persen.
 
Sedangkan, bagi perempuan yang menganti konsumsi daging merah dengan daging ayam perhari ternyata mengurangi risiko kanker payudara sebanyak 17 persen.
Selanjutnya, Mia Gaudet, Direktur epidemiologi genetik dari Masyarakat Kanker Amerika, juga sependapat  bahwa mengonsumsi  daging merah saat beranjak dewasa dapat terkait dengan peningkatan risiko terkena kanker payudara.  Menurutnya, payudara masih berkembang dan lebih rentan terhadap zat-zat karsinogen sebelum perempuan  tersebut hamil.
 
 
Tak Semua Mendukung
 
Meski begitu tidak semua yakin dengan penelitian ini. Seperti halnya,  Wakil Presiden Lembaga Daging Amerika Betsy Booren mengatakan,mengacu pada analisa peneliti lainnya yang menemukan  bahwa mengonsumsi daging merah  sedikit berdampak pada risiko kanker payudara.
"Sudah sangat diketahui bahwa langkah-langkah terbaik dalam mengurangi risiko kanker payudara adalah dengan mempertahankan berat badan sehat, berolahraga, mengurangi konsumsi alkohol dan tidak merokok," ujarnya dikutip AP oleh voa.
 
Sementara itu, Kepala onkologi operasi di Rumah Sakit Lenox Hill di New York City, Dr. Stephanie Bernik berkata bahwa perempuan yang kurang mengonsumsi daging merah mungkin memiliki gaya hidup lebih sehat, dan hal itu mengurangi risiko kanker.
 
Editor : Nur Baety Rofiq
 
Sporta
12 Jul 21, 10:12 WIB | Dilihat : 245
Italia Boyong Piala Eropa via Penalti
23 Agt 20, 12:51 WIB | Dilihat : 734
Anggur Hijau Douro untuk Bayern Munchen
22 Okt 19, 13:15 WIB | Dilihat : 1717
Pertamax Turbo Ajak Konsumen ke Sirkuit F2 Abu Dabi
Selanjutnya
Sainstek
27 Okt 21, 17:41 WIB | Dilihat : 332
Waspadai Kabar Palsu Artis Meninggal di Media Sosial
20 Nov 19, 13:05 WIB | Dilihat : 2020
Rumah Ilmuwan Bukan di Menara Gading
Selanjutnya