Forhati Peduli Ojol

| dilihat 232

Majelis Nasional FORHATI (Forum Alumni HMI-wati) memberikan kepedulian kepada para pengemudi ojek on line yang mangkal di stasiun Kereta Api Palmerah dan Gambir di tengah kebijakan pemerintah yang menetapkan Jakarta sebagai wilayah darurat virus Covid-19 asal Wuhan, China.

Keputusan pemerintah tentang pemberlakuan Darurat Covid-19 mengharuskan seluruh penduduk Jakarta melakukan isolasi atau karantina pribadi di rumah masing-masing. Tujuannya untuk memutus matarantai penyebaran nanomonster itu.

Di seluruh Indonesia, per Jum'at (27 Maret 2020), berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Vovid-19, tercatat sebanyak 1.046 kasus, 46 orang dinyatakan sembuh, dan 87 orang meninggal dunia.

Di Jakarta, wabah virus corona terus menjangkiti warga. Untuk menghambat penyebaran wabah itu, pemerintah memandu masyarakat untuk menghindari kontak langsung dengan orang lain, mengambil jarak sosial minimal 1 meterm menjaga kebersihan, terutama mencuci tangan dengan antiseptik -- baik sanitizer atau sabun -- sesering mungkin.

 Ojek on line (ojol) adalah kalangan profesi yang secara sosial, paling terdampak dengan pemberlakuan wilayah Darurat Covid-19.m karena tempat mencari nafkah mereka memang di jalanan, luar rumah.

Majelis Nasional Forum Alumni HMI-wati memandang, perlu ambil peduli kepada pengemudi ojol, yang masih tetap nekad menjalankan profesi mereka - karena tak ada pilihan lain. Terutama untuk menjamin mereka dapat melakukan aksi bersih diri, mencuci tangan sesuai dengan anjuran.

Untuk itu, ditempuh program membagi sanitizer kepada ratusan pengemudi Ojol.

 “Wabah Covid-19 ini sudah makin masif. Jakarta malah sudah menetapkan Tanggap Darurat. Di saat warga harus di rumah, yang mencari nafkah di jalan perlu alat pembersih tangan,” kata Hanifah Husein di sela-sela pembagian hand sanitizer di stasiun Palmerah Jakarta, Jumat (27/3.20) seperti diberitakan tilik.id.

Hanifah mengatakan, Pemprov DKI dengan segala dayanya sudah bekerja all out berupaya memutus penyebaran coronavirus ini, namun Pemprov DKI tidak boleh dibiarkan sendiri.

“Karena itu kita lakukan apa yang bisa kami lakukan. Hand sanitizer ini sekarang menjadi barang langka, sehingga pemberian bantuan ini insha Allah sangat membantu untuk pengemudi ojol,” kata Hanifah Husein.

Dikatakan, hari ini adalah hari pertama kita bagikan kepada ojol. Hari ini FORHATI menyasar dua tempat, yaitu di Stasiun Palmerah dan Stasiun Gambir. Dua stasiun ini cukup banyak ojol menunggu.

Hari kedua besok, kita keliling lagi mencari di mana tempat-tempat pengemudi berkumpul. Selain memberikan hand sanitizer, mereka juga mensosialisasikan tentang social distance, menjaga jarak satu dengan lainnya dan memakai masker.

Kebijakan yang ditempuh Gubernur dan Pemprov Jakarta, secara umum sudah menurunkan tingkat penyebaran wabah Covid-19. Antara lain ditandai dengan perkembangan mutakhir pasien positif yang dinyatakan sembuh, setelah dirawat di RSUP Persahabatan.

Pasien Sembuh

Direktur Utama RSUP Persahabatan, Rita Rogayah dalam konfirmasinya dengan VIVAnews, mengemukakan sampai hari Kamis 26 Maret 2020 siang, tercatat sudah 15 pasien yang sembuh dan boleh kembali ke keluarga masing-masing.

Rogayah menyatakan, jumlah pasien Covid-19 yang diisolasi di RSUP Persahabatan terus berkurang. Sampai konfirmasi itu dilakukan, RSUP persahabatan merawat 37 pasien, 17 pasien di antaranya positif dan 20 pasien lain dalam pengawasan.

Menurut Rita, saat ini, pasien yang ada di RSUP persahabatan berjumlah 37 orang. 17 pasien positif Covid-19 dan 20 pasien dalam pengawasan.

Rita juga menjelaskan, saat ini RSUP Persahabatan juga merawat 3 pasien anak-anak. Dijelaskannya, pada tanggal 24 Maret 2020 dua pasien dinyatakan meninggal di RSUP Persahabatan. Yaitu, satu pasien positif Covid 19 berusia 66 tahun dan satu pasien dalam pengawasan berusia 76 tahun.| Haedar

Editor : Web Administrator | Sumber : tilik, viva
 
Humaniora
22 Mei 20, 08:48 WIB | Dilihat : 422
Prof. Dr. Hj. T. Fatimah Djajasudarma dalam Kenangan
21 Mei 20, 00:28 WIB | Dilihat : 85
Ke Mana Nalar Keadaban
15 Mei 20, 04:27 WIB | Dilihat : 83
Khalwat
09 Mei 20, 09:06 WIB | Dilihat : 255
Tantangan Cendekiawan Muslim Sejati
Selanjutnya
Lingkungan
04 Apr 20, 21:16 WIB | Dilihat : 283
Gubernur Anies Serukan Warga Pakai Masker
03 Apr 20, 15:51 WIB | Dilihat : 258
Melawan Virus dengan Lembu Akalang
22 Mar 20, 20:46 WIB | Dilihat : 198
Konferensi Virtual Bahas Covid 19
22 Mar 20, 19:06 WIB | Dilihat : 476
Aromaterapi dan Parfum Pernah Dipakai Melawan Wabah
Selanjutnya