Aksi Kongkret Gubernur Jakarta

Anies Siapkan Hotel untuk Rehat Petugas Kesehatan

| dilihat 479

“Jangan biarkan tenaga medis bertarung sendirian di garda terdepan. Ini kerja bersama, kerja kolosal dan semua perlu terlibat. Mari kita dukung, mari kita bantu.
Semoga Allah SWT melindungi kita semua,” ungkap Gubernur Jakarta, Anies Baswedan.

Hal itu disampaikannya Kamis (26/03/20), ketika melakukan inspeksi ke Hotel Grand Cempaka, milik Pemprov Jakarta yang diubah untuk menjadi tempat istirahat pata petugas kesehatan yang berada di garis depan menghadapi rangsekan nanomonster virus corona Covid-19, asal China.

Anies juga menulis surat untuk seluruh petugas kesehatan itu. pada hari yang sama.

Dalam suratnya Anies mengucapkan kepada para pejuang kemanusiaan itu. "Atas nama seluruh warga Jakarta, ijinkanlah saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga untuk segala pengorbanan dan keikhlasan," tulisnya.

"Ibu, Bapak, dan rekan-rekan telah berjuang, turun tangan melayani warga Jakarta menjalani masa yang sulit. Perjuangan yang sangat mulia, yang penuh tantangan dan risiko," tulisnya kemudian.

"Perjuangan inilah yang menguatkan harapan, bahwa insyaAllah kita akan dapat segera melewati masa penuh cobaan, ini," ungkapnya optimistik.

"Sampaikan salam hormat kami pada keluarga di rumah, katakan pada mereka, Jakarta bangga kepada ibu, bapak, dan rekan-rekan semua," ungkapnya, dengan ritme bahasa yang mengharukan.

"Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan serta tetap memberikan kesehatan, kekuatan, dan kesabaran kepada ibu, bapak, dan rekan-rekan dalam menuntaskan misi mulia ini," pungkas Gubernur yang intelektual itu.

Langkah Gubernur Jakarta, Anies Baswedan kongkret dan terbuka dalam menghadapi petaka virus corona asal China. Meski langkah cepatnya sempat terhambat, Gubernur Jakarta itu konsisten menjadikan Jakarta sebagai medan utama penyelamatan manusia dari virus yang menebar derita dan kematian, itu.

Merespon kondisi para dokter, petugas kesehatan (tenaga paramedis dan non modis) yang sudah kewalahan dan terus berada di garis depan melawan makhluk nanomonster, itu Anies terus hadir di tengah situasi.

 Setelah menetapkan Jakarta Tanggap Darurat Covid-19, Anies menyiapkan fasilitas pendukung bagi para petugas kesehatan yang nyaris sulit beristirahat, karena mesti melayani pasien yang dinyatakan positif terpapar virus.

Hari ini, Kamis (26/03/20) Anies menyiapkan Hotel Grand Cempaka dan beberapa hotel lain milik BUMD Pemprov Jakarta untuk menjadi tempat istirahat perawat, dokter, dan tenaga kesehatan.

"Tenaga medis yang mengurusi pasien Covid-19 adalah pejuang yang tugasnya terberat dan paling berisiko terpapar. Wajahnya tertutup masker, tapi perannya terlihat dengan nyata. Mereka harus didukung penuh," kata Anies.

“Karenanya mulai hari ini, Hotel Grand Cempaka Business milik BUMD PT. Jakarta Tourisindo, diubah dan dioperasikan sebagai tempat peristirahatan bagi para tenaga medis di Jakarta yang sedang berjuang keras mengalahkan wabah COVID-19,” lanjutnya, saat melakukan inspeksi ke Hotel Grand Cempaka.

Sebanyak 220 kamar berisi 414 tempat tidur telah disiapkan. Dalam waktu dekat tiga hotel milik BUMD Jakarta juga akan segera menyusul, dengan jumlah total 261 kamar tambahan dan 361 tempat tidur.

Seluruh fasilitas pendukung di dalamnya disiapkan khusus untuk melindungi dan melayani para tenaga medis.

Setiap kamar dibersihkan dengan disinfektan secara rutin, makanan disediakan dalam kotak, bilik disinfektan disediakan. 15 bus TransJakarta dan 50 bus sekolah dioperasikan khusus untuk antar jemput mereka.

“Hari ini, 138 tenaga medis dari RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu mulai menempati hotel Grand Cempaka Business. Ratusan lainnya akan segera menyusul," jelas Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, itu juga menegaskan, para petugas kesehatan itu turun berjuang melayani warga Jakarta di masa sangat sulit, dan siap menghadapi tantangan berat dengan risiko sangat tinggi.

Anies berharap, dukungan dari Pemprov dan berbagai kalangan masyarakat Jakarta, dapat meringankan beban para pejuang kemanusiaan ini.

Tak lupa, Anies terus berdo'a, agar Allah SWT terus melindungi mereka, memberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas mulia ini.

Upaya melawan wabah Covid-19 memang tak henti dilakukan. Gerakan Pemprov DKI 'berperang' melawan pandemik global itu mendapat dukungan dari berbagai pihak. Antara lain, dari Dompet Dhuafa sampai Terra Restaurant.

“Dompet Dhuafa dan Pasar Jaya menyediakan bilik disinfektan, donasi makanan berdatangan dari Foodstation Jakarta, Susu Diamond, Bank DKI, Perkumpulan Jasa Boga Indonesia, Terra Restaurant, dan dari individu seperti Ibu Juliana. Kami sampaikan terima kasih atas kolaborasi ini,” kata Anies.

Anies mengajak kepada seluruh pihak yang dapat membantu, Jakarta memanggil kita semua. Anies membuka peluang bagi siapa saja yang ingin menyumbangkan makanan dan berbagai peralatan, atau kepada hotel-hotel yang ingin membantu mereka. | haedar

Editor : bungsem
 
Sporta
22 Okt 19, 13:15 WIB | Dilihat : 1084
Pertamax Turbo Ajak Konsumen ke Sirkuit F2 Abu Dabi
03 Sep 18, 12:41 WIB | Dilihat : 1921
Olahraga dan Pelukan Pemersatu
16 Jul 18, 10:16 WIB | Dilihat : 1610
Keajaiban dan Luah Gairah Kemenangan Perancis
Selanjutnya
Humaniora
01 Jul 20, 20:27 WIB | Dilihat : 59
Misu Misu
10 Jun 20, 21:37 WIB | Dilihat : 703
Abdul Buthun versus Insaniadiy Menghadapi Petaka
03 Jun 20, 22:49 WIB | Dilihat : 326
Sapu Lidi
27 Mei 20, 07:27 WIB | Dilihat : 214
Serangan COVID-19 Merusak Paru Paru secara Abadi
Selanjutnya