Salju Terhampar di Kyoto

| dilihat 580

MUSIM dingin baru terasa di Kansei Prefecture, yang antara lain meliputi Osaka, Kyoto dan beberapa kota di sekitarnya bersamaan masuknya bulan Desember. Namun beberapa tahun belakangan, akibat perubahan musim yang nyaris tak terprediksi seperti dulu, musim dingin terasa antara Desember – Maret.

Pada empat bulan itu, salju turun dan ‘memutihkan’ wilayah perbukitan dan lingkungan pedesaan yang dilintasi Shinkansen. Tak seluruh wilayah dikepung salju tebal, di beberapa daerah, sejak terjadi perubahan iklim, salju tak lama lekat. Beberapa jam saja sudah meleleh.

Kendati demikian, beberapa wilayah pedesaan, perladangan, termasuk kawasan industri. Salju lebih lama mendekap tanah di wilayah pegunungan dan perbukitan yang mengelilingi kota, seperti di Kitayama, Atago-san dan Hiei-zan yang selalu tertutup salju selama berminggu-minggu.

Kendati demikian, aktivitas masyarakat di kota masih berlangsung seperti biasa, kecuali aktivitas di perladangan dan di pesawahan.  

Biasanya pada musim dingin, ketika salju menimbum tanah, para pelancong dan masyarakat setempat pergi ke kuil Zen. Di sini, pelancong dan siapa saja, bisa meraup kerikil salju di taman kuil.

Sebagian orang pergi bermain salju ke Tofuku-ji Temple, Daitoku-ji Temple (dan beberapa mini tample di sekelilingnya), Ginkaku-ji Temple dan Kuil Nanzen-ji.

Salju lebih lama melekat di pegunungan Kitayama Mountains. Bila kita naik Shinkansen jurusan Osaka – Kyoto atau kereta biasa Eizan-Dentetsu ke desa Kurama, kita akan menyaksikan salju terhampar luas di mana-mana.

Siapa saja yang mengenakan sepatu ice hiking, bisa berjalan kaki melalui salju menuju ke Dusun Kibune atau perkampungan lain. Lalu bercengkerama dengan penduduk yang memilih diam di dalam rumah, sambil menikmati shake. Selain itu, pelancong atau siapa saja, bisa pergi ke Ugenta Ryokan, terletak di Kibune, yang bisa ditempuh 45 menit perjalanan dari pusat Kyoto.

Di tempat itu, siapa saja bisa bersunyi-sunyi atau menghabiskan liburan romantis, memelihara cintanya, sambil duduk di berbagai sudut yang dikelilingi pepohonan yang tertutup salju.  

Boleh juga pergi mengunjungi pasar Kobo-san, salah satu dari dua pasar terbaik di kota. Pasar yang mengabadikan nama penyai Kanshei abad ke 9, Sugawara ada Michizane. Di musim begini, menikmati nasi Kanshei yang pulen dan hidangan khas musim dingin, akan menjadi kenangan tersendiri...  Di musim seperti ini, di Osaka masih banyak tempat yang tak lekat dihujani Salju. Bahkan masih ada gadis Jepun yang bisa menikmati ice cream.. Hmmmh... | Bang Sem

 
Humaniora
16 Okt 18, 09:07 WIB | Dilihat : 279
Reduksi Peran Universitas
04 Okt 18, 16:52 WIB | Dilihat : 513
Bantuan Terus Berdatangan dan Listrik Menyala Lagi
04 Okt 18, 11:21 WIB | Dilihat : 416
Prabowo Evaluasi Tim Pemenangan
03 Okt 18, 18:25 WIB | Dilihat : 447
Di Mana Kamu
Selanjutnya
Sainstek
19 Jul 18, 09:52 WIB | Dilihat : 1034
Volante Vision, Visi Kendaraan Udara Aston Martin
20 Feb 18, 12:07 WIB | Dilihat : 1918
Tragedi Archimides di Tangan Serdadu
10 Jan 17, 15:25 WIB | Dilihat : 641
Honda Kembangkan Teknologi Motor Pintar
23 Des 16, 05:31 WIB | Dilihat : 597
Menanti Kehadiran Penghasil Listrik Berteknologi Nano
Selanjutnya