Salju Terhampar di Kyoto

| dilihat 275

MUSIM dingin baru terasa di Kansei Prefecture, yang antara lain meliputi Osaka, Kyoto dan beberapa kota di sekitarnya bersamaan masuknya bulan Desember. Namun beberapa tahun belakangan, akibat perubahan musim yang nyaris tak terprediksi seperti dulu, musim dingin terasa antara Desember – Maret.

Pada empat bulan itu, salju turun dan ‘memutihkan’ wilayah perbukitan dan lingkungan pedesaan yang dilintasi Shinkansen. Tak seluruh wilayah dikepung salju tebal, di beberapa daerah, sejak terjadi perubahan iklim, salju tak lama lekat. Beberapa jam saja sudah meleleh.

Kendati demikian, beberapa wilayah pedesaan, perladangan, termasuk kawasan industri. Salju lebih lama mendekap tanah di wilayah pegunungan dan perbukitan yang mengelilingi kota, seperti di Kitayama, Atago-san dan Hiei-zan yang selalu tertutup salju selama berminggu-minggu.

Kendati demikian, aktivitas masyarakat di kota masih berlangsung seperti biasa, kecuali aktivitas di perladangan dan di pesawahan.  

Biasanya pada musim dingin, ketika salju menimbum tanah, para pelancong dan masyarakat setempat pergi ke kuil Zen. Di sini, pelancong dan siapa saja, bisa meraup kerikil salju di taman kuil.

Sebagian orang pergi bermain salju ke Tofuku-ji Temple, Daitoku-ji Temple (dan beberapa mini tample di sekelilingnya), Ginkaku-ji Temple dan Kuil Nanzen-ji.

Salju lebih lama melekat di pegunungan Kitayama Mountains. Bila kita naik Shinkansen jurusan Osaka – Kyoto atau kereta biasa Eizan-Dentetsu ke desa Kurama, kita akan menyaksikan salju terhampar luas di mana-mana.

Siapa saja yang mengenakan sepatu ice hiking, bisa berjalan kaki melalui salju menuju ke Dusun Kibune atau perkampungan lain. Lalu bercengkerama dengan penduduk yang memilih diam di dalam rumah, sambil menikmati shake. Selain itu, pelancong atau siapa saja, bisa pergi ke Ugenta Ryokan, terletak di Kibune, yang bisa ditempuh 45 menit perjalanan dari pusat Kyoto.

Di tempat itu, siapa saja bisa bersunyi-sunyi atau menghabiskan liburan romantis, memelihara cintanya, sambil duduk di berbagai sudut yang dikelilingi pepohonan yang tertutup salju.  

Boleh juga pergi mengunjungi pasar Kobo-san, salah satu dari dua pasar terbaik di kota. Pasar yang mengabadikan nama penyai Kanshei abad ke 9, Sugawara ada Michizane. Di musim begini, menikmati nasi Kanshei yang pulen dan hidangan khas musim dingin, akan menjadi kenangan tersendiri...  Di musim seperti ini, di Osaka masih banyak tempat yang tak lekat dihujani Salju. Bahkan masih ada gadis Jepun yang bisa menikmati ice cream.. Hmmmh... | Bang Sem

 
Humaniora
14 Feb 18, 00:39 WIB | Dilihat : 628
Politik Hijab di Iran
03 Feb 18, 11:29 WIB | Dilihat : 1055
FORHATI : Berantas LGBT Cegah Kerusakan Bangsa
28 Jan 18, 00:02 WIB | Dilihat : 1274
Sendiri
27 Jan 18, 17:54 WIB | Dilihat : 8658
Pelajaran dari Amanpour Ihwal Host Talkshow Televisi
Selanjutnya
Energi & Tambang
05 Des 17, 20:09 WIB | Dilihat : 342
Kelola Sumberdaya Alam secara Efisien
19 Des 16, 10:43 WIB | Dilihat : 744
Perlu Kesadaran Kolektif untuk Efisiensi Energi
15 Des 16, 21:23 WIB | Dilihat : 971
Pertamina Serius Investasi di Hulu
Selanjutnya