Kunjungilah Manado

| dilihat 573

DATANGLAH ke Manado, ibukota Provinsi Sulawesi Utara, pintu gerbang utama Indonesia ke Asia Timur. Tapi, tak cukup sekali.

Anda mesti datang berulang-ulang untuk menikmati pesona alam, budaya, dan kuliner khas Manado. Dan yang penting adalah ekspresi sosial budaya, “Kitorang Basudara.”

Manfaatkan waktu menikmati senja di bibir pantai Samudera Pasifik, sebelum bergerak ke Minahasa Utara atau Minahasa Selatan dengan segala pesona keindahannya.

Manado adalah pesona kerukunan umat beragama yang indah. Harmonitas penduduk lokal yang masyarakat beragama nasrani, perkampungan Arab – Kampung Istiqlal yang beragama Islam, yang berdampingan dengan warga lain beragama Kong Hu Cu.

Senja di Manado adalah senja yang berkesan, selepas siang  waktu dimanfaatkan untuk berkunjung ke Bunaken, menyelam menikmati keindahan dasar laut. Bisa juga ke Pulau Manado tua, yang sesungguhnya adalah bagian dari puncak gunung.

Ekspresi harmonitas kehidupan beragama di kota ini, juga dapat dirasakan ketika berkunjung ke Monumen Yesus Memberkati di kompleks perumahan Elite Citra Land – kelurahan Winangun – Kecamatan Malalayang dengan tinggi 30 meter. Atau ketika berkunjung ke Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Manado dengan masjid hijaunya.

Di Bunaken, kita bisa berkeliling dengan perahu dari dermaga di Pasar Jengki, antara lain dengan perahu katamaran yang tembus pandang, atau melakukan snorkeling berenang dengan alat bantu pernafasan, diving (menyelam), dan bermandi-matahari.

Di Pulau Manado Tua, kita pun bisa belajar sejarah ihwal Suku Bawontehu yang pernah ada pada tahun 1512, yang merupakan buah cinta penduduk lokal dengan bangsa Portugis.  Bisa juga berkunjung ke Makam Raja Mokodokek, Raja Kokodompis, Raja Wulangkalangi. Lantas ke Pantai Raja - Apeng Datu yang konon - bekas Istana Raja Manakalangi.

Juga Pantai Istana Wakil Raja Apeng Gugu, Pantai Apeng Salah, Batu Layar atau Batu Senggo, Batu Kadera. Tak terlupakan batu tempat Pangilolong, dan tentu ibukota kelurahan Manado Tua,  Buaalo.

Senin, 21 November 2016 lalu, Menteri Pariwisata, Arief Yahya, di Balairuang  Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata RI, Jakarta telah meluncurkan pula calendar of event Pesona Wisata Manado 2017. Antara lain berupa pentas hiburan rakyat Taman Kesatuan Bangsa, Bendi Weekend on Boulevard, Festoval Tulude, Cap Gomeh, Festical Tari Selendang Biru, Festival Ogoh-ogoh, Manado Easter Show, Festival Ramadhan, Pesta Rakyat, dan Manado Under The Sea Carnival.  

Pendek kata.. Manado memang perlu dikunjungi.. | Bang Sem

 

 
Energi & Tambang
01 Agt 18, 13:45 WIB | Dilihat : 1715
Mendulang Kemandirian di Blok Rokan
05 Des 17, 20:09 WIB | Dilihat : 617
Kelola Sumberdaya Alam secara Efisien
19 Des 16, 10:43 WIB | Dilihat : 1046
Perlu Kesadaran Kolektif untuk Efisiensi Energi
Selanjutnya
Budaya
24 Jun 18, 12:18 WIB | Dilihat : 910
Betawi Kembali ke Laut Arungi Tantangan Masa Depan
20 Mei 18, 22:08 WIB | Dilihat : 4545
Abah Iwan Dian Tak Pernah Padam
04 Apr 18, 14:35 WIB | Dilihat : 3385
Budaya Tanding dari Wine ke Bir Pletok
Selanjutnya