Imagineering

Sistem dan Keunggulan

| dilihat 1095
GERIMIS basah turun, membasahi kawasan Damansara, Kuala Lumpur. Di sebuah kafé, saya berbincang dengan beberapa sobat. Omong-omong jelang senja, ihwal keunggulan antar fungsi dalam manajemen, untuk membangun kekuatan bisnis, yang juga unggul.
 
Dari sudut pandang imagineering, pengelolaan keunggulan antar fungsi dalam manajemen, terkait erat dengan arsitektur bisnis yang dikehendaki.  
 
Sentra keunggulannya terletak pada pemikiran dasar sistem bisnis yang hendak dianut, sesuai dengan desain. Serta, berorientasi kepada pertumbuhan yang hendak dicapai.
 
Setidaknya, ada empat faktor penting yang memengaruhi berlangsungnya penguatan antar fungsi keunggulan dalam perusahaan. 
 
Pertama: Kemampuan menciptakan kebersamaan seluruh personel, menjadi sumberdaya yang diandalkan sebagai penggerak utama membangun bisnis perusahaan. Faktor ini menjadi sangat utama, karena keunggulan yang bergerak secara sendiri-sendiri, tidak mempunyai kekuatan yang dahsyat. Keunggulannya sesuatu fungsi, akan berkurang artinya, bila tidak didukung oleh kekuatan setara di fungsi-fungsi lain. 
 
Kedua: Kemampuan menciptakan sinergi antar fungsi. Suatu integralitas (tata pikir, sikap, dan tindakan) yang terfokus kepada, bagaimana masing-masing fungsi dalam perusahaan memberikan kontribusi sesuai dengan keunggulannya masing-masing. Dalam konteks sinergi, masing-masing fungsi berkewajiban memberikan keunggulan yang dimilikinya, untuk menguatkan fungsi lain. Bukan sekadar memadukan masing-masing keunggulan yang dimilikinya.
 
Ketiga: Tersedianya desain model bisnis yang dirumuskan bersama, sebagai kekuatan utama dalam memenangkan kompetisi. Karena itu, imagineering mensyaratkan pentingnya movie dalam keseluruhan strategi bisnisnya. Tidak terpaku pada sekadar ‘bagaimana memenangkan’, melainkan ‘bagaimana bisa menang’.
Keempat: Kemampuan membangun sikap dan tataminda, serta karakter masing-masing personel dalam fungsi, untuk mewujudkan seluruh rencana kerjanya dalam aksi. Kemampuan inilah yang kelak, akan menjadi penggerak dalam merumuskan dan melaksanakan sistem yang melandasi keseluruhan bisnis perusahaan.
 
Sistem vs Pembunuh Visi
 
Perusahaan yang ingin maju dan berkembang dengan baik, mesti mempunyai komitmen kolektif untuk menempatkan sistem sebagai pendorong inovasi, pengembang strategi pertumbuhan, pembentuk keseimbangan, panduan proses sinergi, pemberdaya karyawan, dan akhirnya menjadi jalan utama dalam membentuk organisasi jawara.
 
Sebagai pendorong inovasi, sistem manajemen mesti merupakan hamparan ‘ladang kreativitas’ untuk menjadi kekuatan inovasi. Dalam konteks ini, personel kreatif tak boleh terkurung oleh jejaring birokrasi yang ribet dan cara berfikir manajer yang njelimet. Para manajer yang sibuk dengan keribetan birokrasi dan njelimet dalam berfikir, tak boleh ambil bagian. Karena mereka, bisa menjadi ‘pembunuh visi’.
 
Sebagai pengembang strategi pertumbuhan, sistem mesti menjadi motor penggerak manajemen dalam menyikapi perubahan, mulai dari perubahan tataminda, sikap dan tindakan dalam menyikapi dinamika di lingkungan industrinya. Dengan demikian, maka sistem akan menjadi penyeimbang dinamika atau harmonizer antar fungsi. Bila hal ini tercapai, sistem akan sungguh menjadi panduan proses sinergi antar fungsi. Karena itu, sistem juga harus menjadi koridor luas, yang memungkinkan karyawan berkembang menjadi pemimpin. Bukan sekadar menjadi manajer, apalagi kepala. Bila hal ini bisa dilakoni dengan seksama, insyaallah, perusahaan akan sungguh menjadi organisasi jawara. Tahan banting, dan tak takut dengan perubahan storm und drang. Mau? |
 
Editor : sem haesy
 
Humaniora
12 Okt 17, 07:21 WIB | Dilihat : 272
Kelitik Kopi di Warönk Uma’
06 Okt 17, 19:31 WIB | Dilihat : 1073
Jejak Seni, Kreatografi Johan Jaaffar
06 Okt 17, 19:54 WIB | Dilihat : 1374
Pelajaran dari Catalonia
16 Jan 17, 11:41 WIB | Dilihat : 756
Mendorong Pembangunan Berpusat Pada Rakyat
Selanjutnya
Lingkungan
05 Jan 17, 21:34 WIB | Dilihat : 455
Hidup Sejahtera di Permukiman Terapung Kampong Ayer
02 Jan 17, 15:50 WIB | Dilihat : 276
Merawat Cinta di Bali
28 Des 16, 14:15 WIB | Dilihat : 313
Surga di Jayapura
23 Des 16, 18:26 WIB | Dilihat : 467
Cisomang Bergeser, Cipularang Terganggu
Selanjutnya