The Memorable Incheon Airport

| dilihat 2921

Bandara internasional Incheon di Korea Selatan adalah salah satu bandara  bonafit kelas dunia. Semua layanan yang memiliki daya tarik wisata mulai dari museum, pusat belanja, restoran, hotel, hospitality, transportasi dan sebagainya, semua ada di bandara.  Tak heran, sekitar 60 persen pendapatan per tahun diraih bandara Incheon  dari sektor  non-aeronautika.

Bandara milik pemerintah Korea Selatan ini memiliki kinerja cukup bagus sejak beroperasi 29 Maret 2001. Setidaknya telah melayani 34 juta penumpang, 2.5 juta ton kargo dan 5.6 juta transfer penumpang yang bepergian melewati bandara ini. Bahkan tahun 2011, Incheon Airport memiliki pendapatan 1.5  triliun Won.

Kebersihan,keramahan para staf, kecepatan pengurusan transit, tak ada antrian panjang, dan beragam fasilitas pendukung adalah faktor penting dalam memikathati para pengguna pesawat saat menjejakan kaki di bandara internasional Incheon. Itu pula yang mengerakan hati mereka saat mendukung Incheon menjadi bandara terbaik di dunia tahun 2012.

Layaknya bandara internasional, ketika berada di dalam bandara, kita seolah-olah berada di suatu kota yang tak pernah tidur, memiliki beragam fasilitas yang in-line dengan beragam aktivitas. Ruang tunggu nyaman, restoranberagam pilihan, shopping center yang dipenuhi merek-merek terkenal, hotel, hospitalitydan kemudahan akses transportasi adalah daya pikat tersendiri. Bahkan informasi tentang wisata dan budaya terangkum dalam sebuah museum di bandara.Semua diorganisir secara baik di bandara terbesar di Korea Selatan, bahkan salah satu yang terbesar di Asia ini.

Selain itu, bandara ini juga merupakan salah satu kisah sukses pengembangan bandara yang mengimplementasikan konsep Airport City dan memberikan efek lapis ganda bagi pengembangan daerah, nasional dan global. Jadi tak berlebihan ketika kita berkunjung, baik sekadar transit atau sengaja datang ke negeri ginseng inimaka kita tak akan melupakan begitu saja tentang pengalaman berada di Korea Selatan. Adanya kesan mendalam itu, bisa dikata, bandara Incheon tak akan terlupakan begitu saja, the memorable incheon airport.

Pintu Gerbang di Asia Timur

Incheon International Airport, dibangun di wilayah yang diapit dua pulau di laut kuning, berjarak 52 kilometer dari kota Seoul. Incheon memiliki 46 pintu, dan merupakan bangunan terbesar di Korea Selatan, mampu melayani 34 juta penumpang tiap tahunnya dan memiliki target melayani 100 juta penumpang pada 2020. Bandara ini adalah pintu masuk di kawasan Asia, ditempuh tak kurang 3,5 jam penerbangan dari 40 kota dengan populasi lebih dari satu juta.

Incheon juga berperan sebagai bandara penghubung untuk kawasan Asia Timur, terdapat 70 maskapai penerbangan yang melayani penerbangan ke hampir150 tujuan di seluruh dunia dengan total 18.000 penerbangan setiap bulan.  Incheon  juga menjadi salah satu generator utama perekonomian Korea Selatan dengan kontribusi pendapatan US$ 16 miliar (Rp 150 triliun).

Desain Etnik

Bandara Incheon memberikan beragam layanan, mulai dari fasilitas one stop shopping, kenyamanan, keamanan, keramahan para staf dan  tentunya kebersihan. Lantas apa lagi yang membuat para penumpang betah dan merasa nyaman ketika berada di bandara ini?

Setelah ditelisik adanya sebuah museum jadi daya tarik wisata tersendiri. Desain arsitektur adalah salah satu nilai plus, bagi bandara terbaik di dunia selama tiga tahun berturut-turut dari tahun 2006, 2007 dan 2008 berdasarkan survei dari Global Traveller.Desain arsitektur  digarap oleh Fentress Bradburn Architects Ltd asal Denver, Amerika dengan total biaya US$1.1 miliar itu mengusung tema budaya lokal Korea. Kemasan budaya lokal itu mampu mengangkat suasana bandara terasa hangat dan terbuka, dan siap menyambut bagi siapa pun yang datang, baik pendatang lokal maupun mancanegara.

Begitu masuk di area bandara, secara otomatis mata para penumpang dan pelancong mulai menelusuri segala arah dan langsung disuguhi pemandangan apik bernuansa seni  tradisional dan budaya Korea. Mulai dari  langit-langit yang dihiasi lukisan-lukisan yang bertemakan candi-candi ala kerajaan Korea.

Selain desain arsitektur unik, para penumpang juga dimanjakan dengan berbagai kemudahan. Selain peralatan canggih, penumpang juga tak perlu repot jika ingin boarding atau melihat jadual penerbangan, karena di setiap koridor nampak booth yang siap melayani. Banyaknya alternatif petunjuk arah dan kemudahan mengakses informasi, pusat perbelanjaan membuat bandara Incheon jadi pintu gerbang dan surgabagi para pelancong atau traveller.

Desain unik lain, terletak pada tiang-tiang penyangga atap, yang nampak kokoh, bahkan mampu menandingi sauh kapal yang berada tak jauh dari bandara, yakni pelabuhan Incheon. Selanjutnya, jendela-jendela yang tertata apik di langit-langit juga mampu bercerita tentang perkembangan agro industri tradisional Korea, sehingga siapa pun yang berada di sana akan merasa damai seolah berada di ruang angkasa. Tak hanya itu, para pelancong pun langsung dibuat takjub ketika menjejakan kaki pertamakali di Incheon. Itu pula yang membuat para traveller menyatakan puaskan suasana dan servis yang disuguhkan bandara ini, sehingga bandara ini mendapat nilai tertinggi atas survei Skytrax pada tahun 2012.

Editor : Nur Baety Rofiq
 
Sporta
23 Agt 20, 12:51 WIB | Dilihat : 387
Anggur Hijau Douro untuk Bayern Munchen
22 Okt 19, 13:15 WIB | Dilihat : 1304
Pertamax Turbo Ajak Konsumen ke Sirkuit F2 Abu Dabi
03 Sep 18, 12:41 WIB | Dilihat : 2183
Olahraga dan Pelukan Pemersatu
Selanjutnya
Polhukam
29 Nov 20, 04:03 WIB | Dilihat : 103
Hindari Jabatan Ekstra dan Celah Korupsi
28 Nov 20, 08:04 WIB | Dilihat : 140
Anies Pegas Sang Juara
13 Nov 20, 10:04 WIB | Dilihat : 155
Anies Baswedan dan Kaum Amburadulian
10 Nov 20, 08:35 WIB | Dilihat : 148
Demokrasi Amerika Serikat di Punggung Perempuan
Selanjutnya