Imbasadi Gelar Munas

| dilihat 412

AKARPADINEWS.COM | IKATAN Mahasiswa Bahasa dan Sastra Daerah se-Indonesia (Imbasadi) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-22. Kegiatan tahunan yang digelar di Universitas Indonesia (UI) itu diikuti sejumlah delegasi mahasiswa program studi bahasa maupun sastra daerah dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Tujuannya adalah meningkatkan kualitas organisasi dengan mendorong reorganisasi, peninjauan kembali AD/ART, GBHO, dan penentuan program kerja pengurus. Kegiatan tersebut juga digelar untuk mempererat tali persaudaraan antaranggota Imbasadi, mencari solusi dan memberikan rekomendasi kepada pemerintah terkait permasalahan saat ini dengan merelevansikan nilai-nilai kearifan lokal yang ada dalam bahasa daerah.

Munas tahun ini juga digelar untuk melestarikan bahasa daerah yang diharapkan dapat menghasilkan deklarasi sebagai upaya pertahankan eksistensi bahasa daerah, membicarakan pembangunan karakter bangsa, pemberdayaan bahasa dan sastra daerah sebagai kekuatan budaya nasional serta menggali potensi lokal, khususnya bahasa, sastra, dan kebudayaan di masing-masing daerah.

Munas ke-22 yang mengangkat tema: “Menggali Kearifan Lokal dalam Bahasa Daerah sebagai Upaya Membangun Kesatuan dan Keutuhan Budaya Bangsa” ini berlangsung tanggal 26-30 Oktober 2016

Pembukaan acara akan menampilkan parade busana adat dari perguruan tinggi dari masing-masing delegasi, kunjungan ke Perpustakaan UI dan Ruang Naskah. Lalu menggelar Simposium Nasional yang menghadirkan pembicara kunci yaitu Direktur Jenderal Kebudayaan Dr Hilmar Farid.

Simposium juga mengundang pembicara lainnya di antaranya Prof Dr Sutrisna Wibawa, MPd. (Ketua Ikadbudi), Prof Dr Multamia Retno Mayekti Tawangsih Lauder, SS Mse, DEA (Guru Besar Linguistik UI), dan Jusuf Sutanto (ahli filsafat timur). Simposium digelar tanggal 27 Oktober.

Di hari yang sama, digelar juga kegiatan bakti sosial dan donor darah, serta menonton pagelaran wayang orang. Bakti sosial berupa pengumpulan buku yang akan disalurkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI. Sedangkan kegiatan donor darah akan diisi oleh Palang Merah Indonesia (PMI), Kota Depok, Jawa Barat.

Pagelaran wayang orang yang disuguhkan Sekar Budaya Nusantara yang akan diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indonesia (TMII). Selanjutnya, digelar peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober di Taman Marga Satwa Ragunan yang kemudian disusul kegiatan persidangan sebagai inti kegiatan. Kegiatan itu akan mengevaluasi, melakukan reorganisasi, dan memecahkan berbagai masalah melalui rencana-rencana program kerja Imbasadi ke depan.

Selanjutnya, wisata budaya, dengan mengunjungi Monumen Nasional dan Galeri Nasional. Kegiatan Munas akan ditutup dengan gebyar budaya yang ditampilkan masing-masing perguruan tinggi. | ADV

Editor : M. Yamin Panca Setia | Sumber : Imbasadi
 
Polhukam
20 Nov 17, 07:29 WIB | Dilihat : 296
Golkar Ingin Menceraikan Papa Setnov
17 Nov 17, 10:45 WIB | Dilihat : 484
Sudahlah Papa, Menyerah Saja!
16 Nov 17, 00:26 WIB | Dilihat : 229
Politisi Pewaris Gen Korupsi
16 Nov 17, 22:00 WIB | Dilihat : 216
KAHMI Perlu Pemimpin Penerus Perjuangan Lafran Pane
Selanjutnya
Budaya
17 Nov 17, 06:56 WIB | Dilihat : 401
Masjid Raya Al Mashun Sisa Digjaya Kesultanan Deli
21 Okt 17, 09:27 WIB | Dilihat : 1069
Ruh Budaya Betawi dalam Lukisan Sarnadi Adam
06 Okt 17, 17:21 WIB | Dilihat : 1459
Choreopainting Revki dan Daya Magis Biola
13 Jan 17, 23:30 WIB | Dilihat : 204
Diplomasi Lewat Seni Budaya
Selanjutnya