Beasiswa Kemenlu RI

Diplomasi Lewat Seni Budaya

| dilihat 1073

SENI dan budaya adalah jati diri suatu bangsa. Begitu pula dengan tanah air tercinta, Indonesia, yang terdiri dari berbagai suku dari Sabang sampai Merauke. Tiap suku tersebut memiliki kekayaan seni dan budaya yang harus dilestarikan.

Sudah merupakan tugas anak bangsa yang mencintai negerinya, untuk memberikan apresiasi yang tinggi kepada seni dan budaya dari Tanah Air sendiri. Jika masyarakat suatu bangsa sudah menunjukkan rasa cintanya kepada seni dan budayanya, tentu diharapkan akan lebih mudah bagi bangsa tersebut untuk memperkenalkan seni dan budayanya kepada khalayak dunia.

Jika apresiasi terhadap seni dan budaya sudah tercipta di negeri ini, maka bangsa-bangsa dari negara-negara lain di dunia juga akan ikut memberikan apresiasi yang tinggi terhadap seni budaya Indonesia.

Salah satu strategi untuk memperkenalkan seni dan budaya Indonesia kepada negara-negara luar di dunia adalah melalui Diplomasi Budaya. Diplomasi Budaya memiliki peran yang cukup penting dalam hubungan antarnegara.

Karena, diplomasi budaya dapat mempengaruhi pandangan masyarakat di suatu negara terhadap seni dan budaya negara lain. Keuntungan program diplomasi budaya ini sangat banyak. Salah satunya membantu menciptakan forum interaksi antara orang-orang dari negara yang berbeda, sehingga tercipta suatu wadah untuk menjalin pertemanan (networking) yang luas di antara mereka.

Program diplomasi budaya sering ditujukan kepada anak muda yang biasa disebut sebagai agen perubahan. Dengan meningkatkan interaksi budaya Indonesia kepada anak-anak muda dari berbagai negara asing, diharapkan Indonesia dapat menularkan citra positif seni dan budayanya kepada anak muda dari negara lain. Siapa tahu, di hari depan, para anak muda dari negara asing ini menjadi pemimpin yang berpengaruh di negaranya.

Dalam hal ini, Kementerian Luar Negeri lewat menyelenggarakan program rutin tahunan yaitu Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI). Program yang dilaksanakan sejak tahun 2003 itu untukĀ  memajukan dan melestarikan seni dan budaya Indonesia.

Program ini diharapkan dapat menciptakan konstituen diplomasi Indonesia di kalangan masyarakat internasional, sekaligus meningkatkan pemahaman dan rasa kecintaan terhadap seni dan budaya Indonesia, termasuk mempromosikan dan peningkatan citra Indonesia di luar negeri. Hingga saat ini, program BSBI mempunyai 718 alumni yang tersebar di berbagai belahan dunia dan telah diikuti lebih dari 63 negara.

Awalnya, beasiswa ini ditawarkan kepada negara-negara south west pacific dialogue (SWPD) yaitu Australia, Selandia Baru, Papua Nugini, Filipina, Timor Leste, dan Indonesia sendiri sebagai tuan rumah.

Namun, dengan banyak keuntungan yang diperoleh dari program ini, beasiswa ini pun diperluas dengan menyertakan juga negara-negara Anggota ASEAN, ASEAN + 3 (Tiongkok, Jepang, Korea), Negara Pacific Island Forum (PIF), serta banyak negara lainnya dari seluruh dunia. Di tahun 2017, peserta beasiswa akan mencakup peserta dari Mexico, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia.

Beasiswa ini memberikan pengalaman yang sulit dilupakan kepada pesertanya. Mereka belajar mengenai seni dan budaya Indonesia selama tiga bulan. Untuk tahun ini, peserta beasiswa akan ditempatkan di sanggar-sanggar seni agar belajar berinteraksi dengan masyarakat. Mereka akan mendalami seni dan budaya khas dari daerah Padang, Makasar, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali.

Program BSBI yang ditawarkan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia ini sangat positif. Tidak hanya dalam pengembangan seni dan budaya Indonesia itu sendiri, melainkan juga dalam pengembangan bidang pariwisata dan people to people contact. Dengan semakin bertambahnya alumni BSBI dari berbagai macam negara, maka semakin banyak negara dan masyarakat luar negeri yang menjadi duta budaya Indonesia di luar negeri. Bagi yang berminat dengan beasiswa ini, pendaftaran paling lambat tanggal 15 Februari 2017.

Rizki Marman Saputra

Lulusan Magister Ilmu Hubungan Internasional di Universitas Indonesia dan Alumni Beasiswa Seni & Budaya Kemenlu RI tahun 2011

Editor : M. Yamin Panca Setia
 
Sporta
22 Okt 19, 13:15 WIB | Dilihat : 745
Pertamax Turbo Ajak Konsumen ke Sirkuit F2 Abu Dabi
03 Sep 18, 12:41 WIB | Dilihat : 1591
Olahraga dan Pelukan Pemersatu
16 Jul 18, 10:16 WIB | Dilihat : 1294
Keajaiban dan Luah Gairah Kemenangan Perancis
Selanjutnya
Humaniora
12 Des 19, 14:29 WIB | Dilihat : 68
Harmoni
11 Des 19, 12:45 WIB | Dilihat : 96
Cermin dari Hughes - Pak Zaenal dan Slamet Rahardjo
03 Des 19, 10:54 WIB | Dilihat : 298
Melihat Anies dari Jendela Hati
13 Nov 19, 10:15 WIB | Dilihat : 1253
Masjid Apung di Tengah Aksi Transformasi Ancol
Selanjutnya